Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2014

Cita-Cita

Assalamu'alaikum wr.wb Pernahkah di diri kalian berpikir tentang apa sih cita-cita kalian? Ngomong-ngomong tentang cita-cita, dulu waktu kecil saya bercita-cita untuk menjadi seorang dokter. Dokter apa? waktu kecil saya tidak tau ada berapa macam Dokter didunia. yang saya tau, menjadi seorang dokter menyenangkan karena bisa menyembuhkan orang yang sakit.  Setelah saya dewasa dan tau, saya berpikir lagi, bagaimana caranya agar cita-cita saya tercapai. dengan belajar sungguh-sungguh saja apa cukup? saya harus berjuang dan berdoa untuk menggapai cita-cita yang saya inginkan. Selain itu, saya juga memperbanyak informasi yang berhubungan dengan cita-cita saya, tidak ada yang tidak mungkin kan jika kita berusaha? Saya semakin tahu mau dibawa kemana cita-cita saya. bukan hanya sekedar nyanyian Susan jadi dokter , lalu nyuntik-nyuntik orang lewat. tapi saya harus jadi dokter spesialis. Semoga saja cita-cita saya dapat terwujud. begitu pula cita-cita kalian diluar sana...

Jika Aku Seorang Guru

     Aku selalu bermimpi seandainya aku menjadi seorang guru. bisa mengajari anak-anak yang dulunya tidak mengerti, menjadi lebih mengerti. menjadi seorang guru adalah cara termudah menjadi pahlawan tanpa harus menumpahkan darah. sebab  guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.      Namun untuk menjadi seorang Guru butuh perjuangan yang tidak mudah. bernai berbicara di depan Umum dan sabar kepada anak-anak yang badung. menjadi seorang guru memang tidak harus menumpahkan darah, hanya saja harus sedikit sabar dari biasanya, bertingkah laku lebih sopan dari biasanya supaya di contoh dengan baik oleh murid-muridnya.     Andai aku menjadi seorang guru, ingin rasanya mengajarkan kepada mereka yang tidak tahu menjadi tahu, yang tidak bisa menjadi bisa. merubah kelakuan mereka yang nakal. meskipun harus ekstra sabar. akan aku ajari mereka sampai mereka bisa meskipun hanya satu huruf saja yang dapat aku ajarkan.

Cerita Bersama Ibu

       Kini usiaku 17 Tahun, tepatnya beberapa hari yang lalu pada tanggal 19 November 1996. aku dilahirkan dari kandungan seorang perempuan yang sangat luar biasa. yang bertaruh nyawanya untukku.        sejak kecil, ibu selalu menyayangiku, dia baik sekali. meski terkadang aku sering nakal, tetapi Ibu tetap saja menyayangiku.        Dulu, waktu umurku baru sekitar 4-5 tahun aku dan ibu sering sekali kerumah Mbah putri dengan menggunakan sepeda, kebetulan rumah Mbah putri  tidak terlalu jauh dari rumahku. sepeda warna biru yang sekarang sudah tidak ada. mungkin sudah di jual. bersama ibuku, aku duduk dibelakang Ibu ku. dan kakiku di ikat kedepan sepeda supaya kakiku tidak terkena roda sewaktu  sepeda tua itu dikayuh ibuku.       Sungguh pengalaman sederhana yang tidak bisa dilupakan hingga saat ini.