Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Wanita-Wanita Malam

   Setelah membaca judul (Wanita-Wanita Malam) diatas, mungkin yang terbayang dalam benak kita adalah sosok wanita pelacur dengan dandanan yang seronok, make up yang tebal dan bau parfum yang menyengat. Seolah mengisyaratkan pada hal yang nista. Tapi wanita-wanita malam kali ini bukan itu esensinya. Wanita-wanita malam ini adalah wanita yang dengan segala aktifitasnya dapat kita teladani, demi meraih ridho Allah SWT. Malam adalah nama sebuah waktu disaat tubuh seorang hamba menagih untuk beristirahat. Ketika mentari kembali keperaduannya dan sang rembulan menampakkan wajahnya. Pada dasarnya siapa saja yang mendayagunakan waktu malam dengan baik berarti ia termasuk orang-orang malam dan siapa saja yang mendayagunakan waktu siang dengan baik berarti ia termasuk orang-orang siang. Dan BARANG SIAPA YANG MENGUMPULKAN DUA KEBAIKAN INI BERARTI IA TERGOLONG ORANG-ORANG YANG MENANG DAN BERUNTUNG. Salah satu teladan kita yang termas...

Cinta yang Tersembunyi

     Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur? ketika kita menangis? Ketika kita membayangkan? Ini karena hal terindah di dunia tidak terlihat.Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan Cinta. Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan, seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan, tapi melepaskan bukan akhir dari dunia, melainkan awal suatu kehidupan baru, kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti, mereka yang telah dan tengah mencari, dan mereka yang telah mencoba. Karena merekalah yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka. Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu menitikkan air mata dan masih peduli terhadapnya, adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih menunggunya dengan setia. Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum dan berkata 'aku turut ...

Cita-Cita

Assalamu'alaikum wr.wb Pernahkah di diri kalian berpikir tentang apa sih cita-cita kalian? Ngomong-ngomong tentang cita-cita, dulu waktu kecil saya bercita-cita untuk menjadi seorang dokter. Dokter apa? waktu kecil saya tidak tau ada berapa macam Dokter didunia. yang saya tau, menjadi seorang dokter menyenangkan karena bisa menyembuhkan orang yang sakit.  Setelah saya dewasa dan tau, saya berpikir lagi, bagaimana caranya agar cita-cita saya tercapai. dengan belajar sungguh-sungguh saja apa cukup? saya harus berjuang dan berdoa untuk menggapai cita-cita yang saya inginkan. Selain itu, saya juga memperbanyak informasi yang berhubungan dengan cita-cita saya, tidak ada yang tidak mungkin kan jika kita berusaha? Saya semakin tahu mau dibawa kemana cita-cita saya. bukan hanya sekedar nyanyian Susan jadi dokter , lalu nyuntik-nyuntik orang lewat. tapi saya harus jadi dokter spesialis. Semoga saja cita-cita saya dapat terwujud. begitu pula cita-cita kalian diluar sana...

Jika Aku Seorang Guru

     Aku selalu bermimpi seandainya aku menjadi seorang guru. bisa mengajari anak-anak yang dulunya tidak mengerti, menjadi lebih mengerti. menjadi seorang guru adalah cara termudah menjadi pahlawan tanpa harus menumpahkan darah. sebab  guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.      Namun untuk menjadi seorang Guru butuh perjuangan yang tidak mudah. bernai berbicara di depan Umum dan sabar kepada anak-anak yang badung. menjadi seorang guru memang tidak harus menumpahkan darah, hanya saja harus sedikit sabar dari biasanya, bertingkah laku lebih sopan dari biasanya supaya di contoh dengan baik oleh murid-muridnya.     Andai aku menjadi seorang guru, ingin rasanya mengajarkan kepada mereka yang tidak tahu menjadi tahu, yang tidak bisa menjadi bisa. merubah kelakuan mereka yang nakal. meskipun harus ekstra sabar. akan aku ajari mereka sampai mereka bisa meskipun hanya satu huruf saja yang dapat aku ajarkan.

Cerita Bersama Ibu

       Kini usiaku 17 Tahun, tepatnya beberapa hari yang lalu pada tanggal 19 November 1996. aku dilahirkan dari kandungan seorang perempuan yang sangat luar biasa. yang bertaruh nyawanya untukku.        sejak kecil, ibu selalu menyayangiku, dia baik sekali. meski terkadang aku sering nakal, tetapi Ibu tetap saja menyayangiku.        Dulu, waktu umurku baru sekitar 4-5 tahun aku dan ibu sering sekali kerumah Mbah putri dengan menggunakan sepeda, kebetulan rumah Mbah putri  tidak terlalu jauh dari rumahku. sepeda warna biru yang sekarang sudah tidak ada. mungkin sudah di jual. bersama ibuku, aku duduk dibelakang Ibu ku. dan kakiku di ikat kedepan sepeda supaya kakiku tidak terkena roda sewaktu  sepeda tua itu dikayuh ibuku.       Sungguh pengalaman sederhana yang tidak bisa dilupakan hingga saat ini.