
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan, seseorang yang tidak
ingin kita tinggalkan, tapi melepaskan bukan akhir dari dunia, melainkan awal
suatu kehidupan baru, kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang
tersakiti, mereka yang telah dan tengah mencari, dan mereka yang telah mencoba.
Karena merekalah yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah
menyentuh kehidupan mereka.
Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu menitikkan air mata dan
masih peduli terhadapnya, adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih
menunggunya dengan setia. Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu
masih bisa tersenyum dan berkata 'aku turut berbahagia untukmu'.
Apabila cinta tdk bertemu, bebaskan dirimu, biarkan hatimu
kembali ke alam bebas lagi, kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan cinta
dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati kamu tidak perlu mati bersama
cinta itu.
Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu mendapatkan
keinginannya, melainkan mereka yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, entah
bagaimana dalam perjalanan kehidupan, kamu belajar lebih banyak tentang dirimu
sendiri dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada, cintamu akan tetap
dihatinya, sebagai penghargaan abadi
atas pilihan2 hidup yang telah kau buat.
Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata 'aku lupa..' Menunggu
selamanya ketika kamu berkata 'tunggu sebentar'. Tetap tinggal ketika kamu
berkata 'tinggalkan aku sendiri'.Membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan belum berkata 'bolehkah saya
masuk?' Mencintai juga bukanlah bagaimana kamu melupakan dia bila ia berbuat
kesalahan, melainkan bagaimana kamu memaafkan.
Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu
mengerti, bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu rasa, bukanlah
bagaimana kamu melepaskan, melainkan bagaimana kamu bertahan. Lebih menyakitkan
menangis dalam hati dari pada menangis tersedu atau mengadu, air mata yang
keluar dapat dihapus, sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka
dihatimu yang tidak akan pernah hilang. Sayang dalam cinta, kita sangat jarang
peduli, tapi ketika cinta itu tulus, meskipun kau acuhkan, cinta tetap mulia,
dan kamu seharusnya berbahagia, hatimu dapat mencintai seseorang yang kau
sayang.
Mungkin akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai
seseorang, bukan karena orang itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya. Namun
bila pun kau benar2 mencintai seseorang, jangan lepaskan dia, bila dia tak
membalasmu, barangkali dia tengah ragu dan mencari, jangan percaya bahwa
melepaskan berarti kamu benar2 mencintai tanpa suatu balasan, mengapa tak
berjuang demi cintamu? mungkin itulah cinta sejatimu.
Kadang kala,
orang yang paling mencintaimu adalah orang yang tak pernah menyatakan cinta
padamu, karena kau takut berpaling dan memberi jarak, dan bila ia suatu saat
pergi, kau akan menyadari ia adalah cinta yang tidak kamu sadari.
Maka mengapa kau tak mengungkapkan
cintamu, bila kau memang mencintainya, meskipun kau tak tahu apakah cinta itu
ada juga padanya?
Komentar
Posting Komentar